Minggu, 08 November 2009

Jum'at, 20 Juni 2008
PENDIDIKAN
Alumni Diminta Sosialisasi Demokrasi

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Rektor Universitas Lampung Sugeng P. Hariyanto mengimbau lulusan Unila berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah, dengan menjelaskan bentuk demokrasi yang benar. Para wisudawan juga diajak menyosialisasikan hal itu kepada masyarakat.

"Apabila demokrasi berjalan dengan benar, jujur, dan adil, pemilihan gubernur di Lampung berjalan dengan baik, kondusif, dan lancar," kata Sugeng dalam wisuda Unila periode IV, Kamis (19-6), di Gedung Serbaguna Unila.

Sugeng menekankan wisudawan mengamalkan ilmu dan pengetahuannya di masyarakat. "Dalam mengamalkan ilmu nanti kami harapkan kalian tetap menjaga nama baik Unila karena walaupun kalian sudah lulus, secara emosional tetap menjadi bagian dari civitas academica Unila," kata dia.

Untuk menghadapi persaingan global yang kompetitif, mahasiswa Unila dibekali keterampilan bahasa Inggris, kewirausahaan dan teknologi informasi. "Lulus bukan berarti berhenti belajar. Kalian harus tetap mengasah daya saing dan daya adaptasi terhadap lingkungan yang sangat kompleks dan dinamis," kata dia.

Sugeng menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada penyandang dana yang telah membantu Unila memperbaiki pelayanan pendidikan, termasuk menyedikan beasiswa bagi mahasiswa miskin yang berprestasi. "Semoga investasi ini menjadi pemacu pembangunan sumber daya manusia Indonesia," kata dia.

Untuk mencapai hasil pendidikan yang bermutu diperlukan biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, Unila senantiasa berupaya menekan biaya pendidikan dengan meningkatkan kemampuan mendapatkan dana dari berbagai sumber, selain dari orang tua.

Sugeng menyampaikan rasa bangganya kepada tiga wisudawan terbaik, yaitu Fasheria Khendia Utomo dari Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi dengan IPK 3,93; Putri Anggraini, Program Sarjana Fakultas Ekonomi (IPK 3,82), dan Shinta Anggrayani, Program D-3 Administrasi Perkantoran dan Sekretaris (IPK 3,75).

Dengan diwisudanya 682 lulusan Unila pada periode IV Juni 2008, Unila telah menyumbang 59.500 sumber daya manusia untuk mengontribusi pembangunan Lampung. Enam ratus delapan puluh dua lulusan itu terdiri dari 27 lulusan program magister, 565 lulusan programs sarjana dan 88 lulusan program diploma. "Hari ini kami kembali menyerahkan para lulusan Unila, semoga dapat membantu Provinsi Lampung menuju Lampung yang aman, terteram, dan sejahtera," kata Sugeng.

waaaahhh.....gue masuk koran.....heheheheee.....NaRSiS aBiiiZzzzzzzzz.............

Senin, 30 Maret 2009

Idealisme VS Tuntutan kebutuhan Hidup

Hmm..hmm..hmm...
Benar ga seh klo idealisme itu terkadang Basi??!!!
Saya punya teman, tepatnya kakak tingkat saya waktu kuliah. Dia menjadi salah satu pejabat kampus..ya..diaPimpunan Umum sebuah majalah Kampus..
Dia...Begitu sangat...amat...Arogan...!!!!
etszz... bukan saya asal Tuduh!!!atau main fitnah karena saya pernah menjadi bagian kearoganan Beliau....
Ceritanya...
Saya dulu pernah menjadi salah satu dari puluhan yang mencoba mendaftar di majalah tersebut. Saya pikir saya punya minat dan bakat disitu. Beberapa tes yang saya ikuti,saya selalu mendapatkan apresiasi yang cukup baik.
ada beberapa kandidat yang dijagokandan saya salah satu diantara nama-nama itu..
Tapi, Tiba-tiba semua itu..Nihil..Basi...
Saya terdepak dari puluhan nama-nama itu..Bahkan dari semua pelamar, 3/4 diantaranyaditerima...karena ini adalah lembaga kemahasiswaan, semkain banyak orang yah..semakinbaik..toh ga digaji neh..
Tapi saya terdepak...hati kecil saya bertanya..
"Apakahmemang saya ga pantas untuk menjadi bagian dari organisasi tersebut??"

Salah satu teman sayamenyarankan untuk langsung menanyakankepada pengurus majalah tersebut hal-hal apa saja yang dapat membuat saya tidak diterima??dengan harapan saya dapatmemperbaikinya dikemudian hari.
Tapi..saya cukup segan menanyakan itu semua..

Kembali ke rutinitas..
Saya memang telah terdaftar disalah satu lembaga eksternal kampus, ditempat ini saya berkeluh kesah, menjalin persaudaraan, menimba ilmu dan pengalaman..
Sayakembali datang ke tempat itu, tempat yang membawa saya selalu memiliki motivasi untuk maju, untuk menerjang segala ketiadaan..
Tapi..apa yang saya dapatkan!!Semua memperhatikan saya..ada apakah gerangan??
Hmm..ternyata mereka baru saja membicarakan saya, yang mereka bicarakan adalah keterdepakan saya dari majalah tersebut...

ada apa??kenapa saya yang terdepa..mereka jadi ikutan sibuuk..apakah ini bentuk perhatian..

Ternyata 1 alasan yang sangat mengiris hati saya. Saya terdepak karena saya telah terdaftar sebagai anggota lembaga eksternal tersebut, yang ternyata Pimum tersebut anti organisasi yang saya geluti ini..

Yach...saya menjadi korban dari perang dingin yang selama ini terjadi..mungkin ada yang membacablok ini menjadi salah satu oknum didalamnya..

Pimum bersikap skeptis terhadap lembaga eksternal kampus..dia idealis..katanya...takut lembaganya disusupi tujuan organsiasi eksternal...
padahal,bukankah profesionalisme itu jauhlebih berarti..

Sudahlah...itu masa lalu...
saat ini, saya cukup pasrah dan menerima segalanya...Toh masih banyak yang dapat saya lakukan ditempat lain..

Finally...

Hari ini, saya ketemu lagi sama Sang Pimum tersebut..disuasana yang berbeda..Kami sudah tidak menjadi mahasiswa..sudah tidak idealis lagi..mungkin...
Saat ne dihadapan saya, yang pernah ia depak...ia menawarkan dan memohon suatu hubungan kerjasama...yah..imbasnya adalah target yang harus ia peroleh...
Dia mungkin malu..mengutarakan ini semua...karena duludia begitu arogannya terhadap saya...

tapi ya sudahlah...yang lalu tetap sudah berlalu...
dan saya tidak mau menjadi seorang pendendam..
Hmm...ternyata idealisme itu kini menjadi basi...ketika ditabrakan dengan tuntutan kebutuhan hidup...

Situ Gintung

Innalillahi Wainnailahi Rojiun...

Turut Berduka cita yang mendalam yah..atas musibah yang menimpa penduduk disekitar Situ Gintung...
Indonesia Kembali Menangis...hiks..hiks...
Semoga kluarga yang ditinggalkan parakorban dapat terus diberi kekuatan dan ketabahan dalam menjalankan kehidupan berikutnya...
Buat seluruh korba...semoga seluruh amalnya diterima disisi Allah SWT...amien...
yakinlah ini merupakanjalan yang terbaik....dan kita harus memetik banyak pelajarannya dari peristiwa ini...
Okeh.....

Kamis, 12 Maret 2009

PenGeN CuRHaT...

hmmm...hmmm...
ternyata kehidupan ini, ga semudah apa yang kita bayangin...
ternyata...apa yang menjadi hak kita "menurut kita" belum tentu benar-benar menjadi hak kita..
segala keputusan..atau kenyataan bisa berubah 360 derajat hanya dalam waktu hitungan detik...

Numpang Curhat Lah...

sudah hampir 3 migguan ini, aku jadi perbincangan hampir seluruh karyawan tempat aku bekerja, sedikit Narsis seh tapi itu kenyataannya..
bukannya KePedean Lho...
Menurut ku tidak terlalu buruk karena yang mereka perbincangkan bukanlah kejelekanku ataupun yang lainnya, yang membuat harga diriku Jatuuh Gubrak..
yang mereka bicarakan berkaitan dengan isu kepindahan ku ke divisi yang saat ini sedang "diincar" semua orang...
aku juga enggak tau, kenapa posisi yang aku tempati ini begitu banyak yang "melirik'..ada yang bilang seh itu posisi "basah"...
Basah????becek dunk...he..he..he...
yang jelas banyak seserannyaLah, itu bahasa kerennya....

tapi aku...soK Jual mahal sedikit...Pura-pura ge Tau Ajalah...
he..he..he...

hari ini, Sakiiit banget rasanya...
kenapa??
ternyata posisi yang "seharusnya" jadi miliku...hiks...hiks...
terbang melayang hinggap di tempat lain, ke orang yang sama sekali tidak terbayangkan..bahkan sangat tidak mungkin...tentu saja dengan berbagai alasan....
aku sedih...sangat sedih...ternyata kepura-puraan aku....sok jual mahalnya aku...berbuntut kepada diriku sendiri....

ya Allah, mungkin bukan rezeki ku....
aku ikhlas....

tapi...please...
jangan ungkit-ungkit lagi....

saat ini, aku kembali jadi perbincangan orang-orang, tetap hal yang sama...tapi bedanya mereka memperbincangkan posisiku yang direbut ' sahabat'ku sendiri...
mereka menyayangkan keputusan pimpinanku, bukan pimpinan malah....kepala divisiku...
justru pimpinan perusahaanku sudah merekomendasikan aku untuk menduduki posisi itu...bahkan ia menyayangkan keputusan itu juga..

semakin miris hatiku...
hik..hiks...hiksss.....

ada yang bisa bantu aku untuk mengikhlaskan semuanya????

Sabtu, 28 Februari 2009

Capek dech...

fiuh...
kantor hari ini heboh!! why???
kepala administrasi sales and staffnya ketangkep polisi...nyabu...
ya ampun hari gene...cuuapek dech..
emangnya ga ada kerjaan apa yah...ngapai coba pake begituan...enakan juga pulang kerja, istirahat, tidur dirumah..dari pada berkeliaran ga jelas...alhasil Ketangkep Polisi..
kenapa seh..sekarang drugs itu udah ngejamur disemua kalangan, kagak tuwir, muda, kakek mungkin...
apa enaknya seh..

hmmm..

Selasa, 24 Februari 2009

PASTI BISA!!!!!!


BAPPILU KOTA BANDAR LAMPUNG






Setelah merasa dilupakan...aku berniat untuk tidak masuk lagi kedalam 'Dunia' ini. Dunia politik....


Tapi tampaknya, jalan hidupku tidak pernah berjauhan dari Dunia ini..Semakin aku Lari dari dunia itu, semakin banyak kesempatan yang selalu menggiringku, membujukku, serta merayuku...


dan Aku Terayu..he..he...




Saat ini, aku sudah tergabung disuatu lembaga politik...aku menjadi Bendahara Badan Pemenangan Pemilu Partai Pemuda Indonesia (PPI) Kota Bandar Lampung.




Nah disini...Aku mau KAMPANYE...


he..he..he...




RINTIHAN "EKS" JURKAM

Hmm...susah yah jadi team Sukses...
Kayaknya Sibuuuuukk banget...
Tapi Bahagiannya..klo udah yang kita bantu itu bener-bener sukses. Yah walaupun, terkadang kita suka dilupain..
Kayak kacang lupa kulitnya..

Hal kayak gini udah pernah, aku rasain..
Gimana bahagianya aku..saat diberitahu klo aku dipanggil menghadap Bapak Sjahroedin ZP. calon Gubernur Lampung Periode 2009-2014.
Dikediaman beliau, kami bercengkrama, bersenda gurau, sharing..pokoknya tampa batasan apapun, tidak seperti biasanya dimana setiap ingin bertemu pejabat peting seperti beliau, harus melalui Protokoler dan sebagainya.

Pada intinya, Bapak, begitu sapaan akrab kami kepadanya meminta bantuan kami untuk masuk kedalam team inti kampanye beliau.

Minggu pertama bersama team sukses, begitu menyenangkan..Kami satu team berangkat ke Lampung Tengah untuk mensosialisasikan Beliau, dengan harapan masyarakat disana menaruh simpati dan memilih Beliau ketika Pemilihan Mendatang..

Minggu Kedua, Ketiga,Keempat.....dst....

Kami semua berjuang bersama, menguatkan barisan, bergandengan tangan, rasanya seperti mau perang saja..he..he...

sampai pada saat dimana Pemilihan dilaksanakan...sangat deg-degan...
semua team merasa tegang...

Kenyataan yang diimpi-impikan itu pun terwujud, Bapak Sjahroedin ZP. akhirnya dinyatakan melalui perhitungan cepat sebagai Pemenang Pemilihan Kepala Daerah Propvinsi Lampung.

Teringat jelas..dimana pada saat itu kami semua merayakan kemenangan, bergembira, bersorak ceria...seluruh media ibukota berebut mewawancarai....sampai saat 'Bapak' di wawancara Metro Tv, Kami berbaris berdiri dibelakang Bapak. Seolah-olah Kami ingi menunjukan kepada jutaan rakyat Indonesia, bahwa Kami lho yang ada di belakang kemenangan Sjahroedin ZP....
HE..HE...nARSIS..

pErayaan..perayaan terus dilakukan..
Minggu pertama, kedua, ketiga....

sampai saat ini euforia kemenangan itu masih terasa, tapi...

Kami semua terpecah, tidak bergandengan tangan lagi...Mereka sekarang sibuk dengan mensosialisasikan diri mereka sendiri..Bahkan sesama team bersaing...

sangat sedih...kemana canda tawa dulu..kemana kebersamaan dulu..kemana tujuan yang sama itu...

aku diam disini, menyaksikan teman-teman berlomba-lomba memperkenalkan diri pribadi..
Aku Lupa, Mereka Lupa...dan akhirnya Kami dilupakan...
Semua semangat, perjuangan itu...sudah dilupakan!!!!

Senin, 23 Februari 2009

REFLEKSI SATU DEKADE REFORMASI

Oleh : Shinta Anggrayani (DPM FISIP Unila)
* Disampaikan pada saat Lomba Orasi Politik BEM FISIP UNILA, 23 Mei 2008

Saat ini, tepatnya 21 Mei 2008 kita mengenang 10 tahun peristiwa Reformasi. Masih ingat kawan, Reformasi hadir di tahun 1998 dengan salah satu tuntutan besarnya yaitu Mengadili Tindakan KKN dan Pelanggaran HAM yang dilakukan Soeharto beserta kroni-kroninya. Saat itu, seluruh elemen mahasiswa tumpah ruah di jalan, berunjuk rasa ; HMI, GMKI, GMNI, dan PMII. Semuanya tumpah ruah berunjuk rasa dengan salah satu tujuan yang monumental : Penolakan Bersama Menentang Pencalonan Soeharto Menjadi Presiden RI Yang Ke Tujuh Kalinya Masa Bakti 1998-2003.

Hari ini, tikoh Orde Baru tersebut telah berpulang ke Rahmatullah…Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Namun, apa yang terjadi dengan kasusnya?? TIDAK JELAS!! Tidak ada yang jelas. Yang jelas sampai detik ini, Pak Harto beserta seluruh catatan buruknya tak pernah jelas diadili. Sungguh ironi memang, ketika itu terjadi disaat kita akan mengenang satu dekade peristiwa bersejarah yang telah mengubah negeri ini.

Kita sudah Merdeka, sudah 63 tahun kita merdeka. Tetapi kita tidak pernah belahar dari sejarah. Saat peristiwa 1965, tercatat diseluruh buku-buku sejarah SD sampai SMA hanyalah rumor-rumor Konspirasi. Pertanyaan muncul, Apakah Supersemar itu benar-benar ada?? Atau Sebenarnya apakah yang terjadi dibalik peristiwa G 30 S/PKI???? Ataupun yang lainnya. Semua itu hanyalah ketidakjelasan sejarah. Apakah sekarang kita akan mewarisi hal yang sama kepada anak cucu rakyat Indonesia tentang ketidakjelasan kasus Soeharto.

Refeksi Satu Dekade Reformasi

Satu pertanyaan mendasar. Apa hasil Reformasi kita selama ini ?? Apa yang telah kita hasilkan ?? Buat apa ada Reformasi jika pemimpin besar yang telah berhasil kita turunkan tersebut pergi begitu saja membawa seluruh cerita pemerintahannya yang seharusnya dapat kita jernihkan dan kita ceritakan secara jelas kepada anak cucu kita. Apakah hasil Reformasi adalah mengurangi subsidi disegala bidang ; Jagung, kopi, kedelai, dan lainnya. Apakah itu hasil Reformasi !! Apakah ini yang kita cita-citakan dan kita harapkan selama 10 tahun terakhir ini. Bukan Kawan, Bukan itu. Yang kita cita-citakan selama ini tidak lain dan tidak bukan adalah MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT.

Mungkin hanya eksponen ’98 yang dapat menceritakan secara jelas bagaimana peristiwa yang terjadi dibawah teriknya sinar matahari bulan Mei 1998. Tetapi, setidaknya kita sebagai mahasiswa atau teman-teman yang baru menyandang predikat mahasiswa memiliki tanggung jawab yang sama besarnya untuk mewujudkan cita-cita Reformasi. Sejarah reformasi mulai tenggelam Kawan. Ayo kita bangkit untuk terus menyuarakannya, bukan hanya untuk menuntaskan pengadilan Pak Harto tetapi juga mewujudkan kesejahteraan rakyat. Mulai hari ini, saat ini, dan untuk masa-masa yang akan dating…
Ayo Kawan kita suarakan kepentingan rakyat, masih ingat lagu kita ??
Ayo kita nyanyikan bersama-sama…

Wahai para Mahasiswa
Yang merindukan Kejayaan
Pada rakyat yang kebingungan dipersimpang jalan

Pada pewaris Peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggan
Dilembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun kejalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta

Lagu itu kawan, lagu itu yang akan terus kita dendangkan demi menggelorakan semangat persatuan kita untuk kembali berjalan diatas kepentingan rakyat dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Hidup Mahasiswa…Hidup Mahasiswa…Hidup Rakyat Indonesia!!!

Minggu, 22 Februari 2009

CuRHaT..BoLeH..

Hmmmm....Penat banget yach hari ini....
Selalu melakukan aktivitas yang itu-itu ajah..
Ternyata...KuLiah ama Kerja, enakan KuLiah yach...
Betul tak ????

kuliah, kita bisa bagi waktu...antara temen, organisasi, hobyy, and pacar..he..he...
kayak punya pacar aja!!!he...
yach walaupun harus tetep berkutat dengan segala tugas yang diberikan ama dosen-dosen yang kadang-kadang ga punya Hati Nurani...

bisa beeraktualisasi, berorganisasi..ketemu ma temen-temen..nonton bareng..demo bareng...

Sekarang..KeRja...
Hmmm....hari Senin mpe Sabtu...Hampa banget...
jarang banget..ada suatu peristiwa yang bikin "wah"
kebayakan Hambar...

Tapi...Yasudahlah....JaLanin aJah..iy ga??

Toh Sebentar Lagi Gajian..
he..he..he...

iNi neh yang Bikin Enakan Kerja Daripada KuLiah..

Ha...Ha...Ha....

Sabtu, 21 Februari 2009

ReFeReNSi...

Kemaren-kemaren...ga up date banget....
sekarang ini..lagi pengen EkSis...he..he..

boleh dunk..

sedikit artikel...yang lupa ke save..daripada kebuang gitu ajah..ya ga ??


Senin, 16 Juni 2008
BANDAR LAMPUNG
BMI Uji Kebangkitan Pemuda dengan Lomba Pidato
BANDAR LAMPUNG (Lampost): DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) dan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Lampung menggelar lomba pidato di sekretariatnya, Minggu (15-6).
Lomba itu diikuti 50 peserta dari pelajar, mahasiswa, dan umum untuk memperingati satu abad Kebangkitan Nasional. Tim penilai terdiri dari salah seorang seniman yang juga staf di Dinas Pendidikan Lampung Muslieh Harni, anggota dewan hakim MTQ Kanwil Departemen Agama Lampung Enny Kurniasih, dan pengurus DPD BMI Lampung K.H. A. Ishomuddin.
Pada lomba itu, dewan juri memilih enam pemenang dan panitia menambah satu pemenang sebagai juara favorit. Keenamnya adalah Heru Listianto sebagai juara I, Nandhi Sapta Prawira (II), Sinta Anggrayani (III), Bambang Susilo (harapan I), Khabibul Mutakim (harapan III), dan Beni Antoni (harapan III). Sedangkan untuk juara favorit adalah Marani Andeni.
Para juara tersebut mendapatkan trofi dari Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. Sementara itu, bagi juara pertama sampai ketiga mendapat tambahan hadiah berupa tabungan. Untuk juara I senilai Rp1 juta , juara II Rp750 ribu, dan juara III Rp500 ribu. Hadiah diberikan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Ny. Syafariah Widiati.
Ditemui di sela-sela acara, Ketua DPD BMI Lampung M. Reza Fahlevi mengatakan lomba itu ditujukan meningkatkan semangat kebangsaan generasi muda. Dengan berorasi di hadapan publik, para peserta diharapkan nantinya mampu menjadi pemimpin daerah maupun bangsa. Selain juga sebagai wujud pengembangan bakat generasi muda untuk menjadi generasi bangsa yang handal.
"Pemuda harus bisa mengekspose diri di hadapan publik agar ke depan dia dapat tampil dalam membangun daerah dan bangsanya," kata Reza, kemarin.
Kemudian Reza menambahkan pihaknya juga akan mengevaluasi kegiatan itu untuk diusulkan ke DPP BMI agar diadakan di tingkat nasional. Sebagai event tahunan tingkat nasional, selain menguji kemampuan kaum muda juga mencari bibit juru kampanye andal di PDI Perjuangan dan BMI sebagai ormas pendukung. "Bahkan, kami menggagas keahlian orasi untuk dijadikan prasyarat menjadi pemimpin daerah atau negara."

Sedikit NaRZiS yAch....

Jumat, 20 Februari 2009

ReFereNSi..



PubLiKaSi BoLeh...






Hmmm....Mobil-mobil begini nech..yang dijual di tempat kerja saya. Bikin ngiler hati..gak seh...

kerjaannya cuma Promosiin doank tapi ga pernah punya kesempatan buat milikinnya..

paling cuma bisa TePe-TePe doank di dalem Mobil..numpang ngadem sekalian..he..he..

Nasib...nASIB...